Suka Sama Bukunya Om Rene

Oh, iya, pagi cerah di hari jumat. Setidaknya mengingatkanku akan apa itu cita-cita. Baru akan terjadi wisuda sarjana untukku di bulan ini. Ada rasa haru, ada rasa puas. Tapi ada rasa gelisah, takut, dan cemas. Karena sarjanaku ini, terlambat. Cukup terlambat. Ya, 5 tahun harus menempuh studi di fakultas MIPA UGM, membuatku bingung sejenak mau kemana setelah ini. Mau jadi apa nanti di usia yang hampir seperempat abad ini. Ya Allah, terasa hidup begitu menghimpit.

Oke, cukup curcolnya. Hehehe. Saya mau sedikit cerita. Ini tentang buku om Rene Suhardono. Seperti biasa, di tahun 2010 saya iseng ke toko buku. Buku yang selalu saya beli adalah tentang self help atau pengembangan diri atau inspirasi motivasi. Setelah melihat-lihat di Gramedia, kalau tidak salah, saya akhirnya beli buku karya om Rene di Togamas (lumayan ada diskon beberapa persen).

Semua buku karya om Rene, dari yang pertama, Your Job Is Not Your Career. Kemudian yang kedua, Your Journey To Be The UltimateU. sampai yang edisi UltimateU #2 semua sudah saya beli. Ini salah satu dari sekian banyak buku pengembangan diri yang ku beli tuntas dari seri pertama hingga terakhir yang urut pembeliannya. Tidak dengar apa kata orang tentang om Rene, tidak juga melihat review buku beliau di Internet. Asyik-asyik aja, ngeluarin duit beli buku yang kadang-kadang aku temui isinya tidak sesuai dengan yang ku inginkan. Buku om Rene, semua isinya sesuai. Kok bisa?

Begini. Dunia perkuliahan adalah dunia bimbang. Dimana cita-cita lebih sering tidak relevan dengan jurusan kuliah, bahkan setelah lulus, cita-cita semakin jauh dari kenyataan yang ada. Padahal sejak kecil, saya sendiri mencintai apa itu cita-cita saya, ya, menjadi seorang desain arsitektur. Namun, itu semua tidak pernah terjadi. Bagaimana caranya lulusan Mipa jadi arsitek? Sebelum masuk Mipa, di kelas 3 SMA, saya sudah sadar hal itu pun tidak mungkin terjadi.

Om Rene menjelaskan, cita-cita kita itu banyak sekali. Pilihlah satu, maka wujudkanlah. Seperti Passion hidup. Apa yang bisa kita berikan makna untuk kehidupan kita terutama pada karir. Karir bukan pekerjaan kata beliau. Karir adalah hasrat ingin berkarya untuk dunia. Sedangkan pekerjaan hanyalah alatnya saja. Ya, alat dari karir. Apapun pekerjaannya, karir haruslah tetap apa adanya.

Cukup rumit jika tidak membaca pelan-pelan dan merenungi apa yang om Rene katakan ini. Karena beliau punya visi, karir itu harus berkembang dan membahagiakan. Sedangkan banyak dari kita terjebak dengan pekerjaan/bisnis itu harus berkembang. Oke, bisnisnya/pekerjaannya berkembang, tapi diri merasa semakin terasing dan aneh. Saya sendiri mencoba jujur pada diri. Apa passion saya sebenarnya? Apa cita-cita saya sebenarnya?

Untuk saat ini, cita-cita saya menjadi seorang penulis. Apakah sudah ada karya? Hasilnya? Kenapa harus demikian? Itu akan terjawab seiring dengan blog ini yang juga semakin menua nanti usianya. Lalu pada kamu, apa sebenarnya cita-cita kamu? Adakah sekarang ingin diwujudkan dibandingkan bekerja/berbisnis ditempat yang sekarang?

16 Comments

  1. Yos Beda 08/11/2013
    • Hanif Mahaldi 09/11/2013
    • Hanif Mahaldi 09/11/2013
  2. papapz 08/11/2013
  3. noe 11/11/2013
    • Hanif Mahaldi 12/11/2013
      • noe 15/11/2013
  4. @damae53 11/11/2013
    • Hanif Mahaldi 12/11/2013
  5. hlga 11/11/2013
  6. Tina Latief 11/11/2013
    • Hanif Mahaldi 12/11/2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *