Resolusi Tercapai di Akhir Tahun

Resolusi Tercapai di Akhir Tahun

Apa resolusimu di tahun ini? Tercapai? Ada resolusi besar yang harus kamu capai tapi belum juga terpenuhi? Masih 20%, 50%, 90%? Apa pun itu, detik-detik pergantian tahun 2016 ini sebentar lagi. Setidaknya malam tahun baru bertepatan dengan malam minggu. Pasti ada sedih dan senangnya kan ya? Sama. Saya juga begitu.

Ngomong-ngomong soal resolusi, setiap orang semestinya harus bisa menggapai apa yang diinginkannya di tahun ini. Kenapa harus? Biasanya sih sudah digapai. Tetapi tidakĀ sesuai dengan ekspektasinya. Sehingga merasa belum mencapainya. Saya punya kebiasaan yang aneh dan entah sebutannya apa, resolusi selalu terjadi mendekati akhir tahun. Ibarat mesin kendaraan bermotor, dari bulan Januari sampai Juni, mesin baru pemanasan. Lalu bulan Juli hingga Desember, mesin siap untuk dipacu. Aneh. Beberapa tahun belakangan ini pun begitu.

Awalnya pola ini saya cuekin. Lah masak iya saya bisa ngatur kapan hal yang saya inginkan terjadi. Kan tidak mungkin. Kita bisa merencanakan tapi Tuhan yang menentukan. Di tahun 2011, 2013, saya selalu meluncurkan buku setelah melewati masa setengah tahun atau melewati 6 bulan. Ini pun begitu, mendapati pekerjaan saat sudah berjalan bulan ke tujuh. Kan ya sebenarnya enak dong kalau mulai di bulan Januari sudah kelihatan pencapaiannya. Tapi sampai bulan Juli atau Agustus apa ya gak ngos-ngosan.

Bukan masalah jika untuk diri sendiri. Tetapi menjadi masalah untuk orang-orang disekitar kita. Orangtua tentunya khawatir. Ya, tahun 2017 nanti besar harapan mulai terlihat pencapaian dari bulan Januari. Tidak muluk-muluk kok. Kalau saya 1 saja pencapaian besar teraih apa pun hasilnya baik atau buruk disyukuri saja. Pencapaian besar saya setiap tahun adalah dapat meluncurkan buku lagi. Pasaran buku fisik sekarang sedang turun pamor. Apa perasaan saya saja atau memang begitu. Sekarang lagi heboh buku digital atau ebook. Dijual di google play store dan diunduh mudah oleh penggunanya. Harganya juga miring karena tidak perlu cetak kertas kan? Nah, mulai januari mulai ngebut lagi deh nulis buku, sekaligus mencari info penerbit yang “adil” dalam memberikan prosentase keuntungan dari penjualan ebooknya (maklum, penulis butuh makan juga dan riset).

Nah, kalau kamu punya pola serupa tidak? Mungkin malah kebalikannya, tahun 2016 ini pencapaian sudah terlihat di pertengahan tahun atau awal tahun tetapi di akhir tahun tampak biasa aja atau malah gagal. Ya nikmati aja hidup ini. Berdoa semoga tahun 2017 nanti kita semua meraih apa yang kita inginkan. Amin.

One Response

  1. widjiume 10/02/2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge