Radang yang Menyiksa

Tepat 3 hari yang lalu. Yaitu hari Rabu tanggal 20 November, malamnya, saya harus bedrest hingga sekarang karena sulitnya makan akibat penyakit radang. Panas tinggi atau demam sudah menyerang hingga sudah berinisiatif beli obat pereda demam yaitu biogesic tapi tetap saja tidak mempan. Ini berarti harus ke dokter. Karena cuaca di Yogyakarta waktu itu panas yang tanggung, jadi anginnya dingin tapi terik mataharinya tetap ada, membuat badan makin tidak berasa bersahabat. Akhirnya dunia online pun harus saya tinggal selama 2 hari. Laptop benar-benar full bedrest juga, hahaha (lebay). Setelah muter-muter mencari dokter yang ada di jam 12an siang, ternyata praktek dokter paling cepat jam 6 sore, maka saya tak habis akal harus mencari dokter yang benar-benar standby dan berpengalaman 24 jam non-stop.

Akhirnya sampai di dokter langganan anak kostan di depan hotel tentrem. Ada gang masuk disana, dan sempat meliuk-liuk masuknya, akhirnya selesai deh didiagnosa kena radang tenggorokan. Sebelumnya sudah kesana, tapi antrinya ya ampun… (ini dokter apa klenik ya? banyak amat yang ngantri, hehehe). Diberi obat ada 3 jenis, seperti biasa, ada penurun demam, antibiotik, dan anti-inflamasi. Kena radang saya tanya sebabnya, sang dokter langsung menebak, “jangan minum yang banyak esnya, apalagi sering makan mie instan.” dari dua tebakan itu saya kena semua. Oke deh, merasa kapok, saya tidak makan dan minum kedua hal itu dalam 3 hari proses penyembuhan.

Ternyata radang ini bukanlah hal yang mudah diobati. Walau panas tubuh telah turun, tapi radang tenggorokan masih ada, lidah masih terasa pahit, maka panas tubuh bisa bangkit lagi. Selain saya sulit makan karena lidah pahit, semua makanan rasanya sama. Hambar, eneg, mual dan juga saya sulit tidur karena seringnya buang air kecil ditengah malam akibat pengaruh obat. Huff…

Radang adalah yang menyakitkan. Ya, saya rasa begitulah kesimpulan yang saya alami. Perut bisa merasa keroncongan karena lapar. Tapi lidah berkata “tidak” untuk makan, hanya satu sampai lima suapan sendok makan, rasanya pengen sudahan. Haha. Ini musim pancaroba, semoga teman-teman tetap sehat selalu ya. :)

16 Comments

  1. Aryo Seno 23/11/2013
  2. Aplikasi Edit Foto 23/11/2013
    • Hanif Mahaldi 26/11/2013
  3. Nurul Imam 24/11/2013
    • Hanif Mahaldi 26/11/2013
  4. indobrad 25/11/2013
    • Hanif Mahaldi 26/11/2013
  5. Sulthonul Mubarok 25/11/2013
  6. Prapto 25/11/2013
  7. Yos Beda 26/11/2013
  8. farizalfa 27/11/2013
    • Hanif Mahaldi 27/11/2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge