Pengalaman Training Menyenangkan

Oke, sudah lama tidak posting di blog ini. Sudah sebulan lewat apalagi besok sudah mau masuk bulan Desember. Sudah mau pergantian tahun saja menjadi  tahun 2015. Resolusi yang di ganyang-ganyang untuk terwujud banyak yang meleset. Ya sudah kita jalani saja. Nah, kali ini saya ingin posting berbagi pengalaman training di PT Gameloft Indonesia.

Foto? Bisa dilihat di bawah ini, foto dibawah ini adalah salah satu ruang training beserta mug cantik yang saya dapatkan selama training.

Training PT Gameloft Indonesia

Nah, walaupun resolusi tahun 2014 saya adalah mendapatkan pekerjaan setidaknya yang memiliki kantor, namun hingga detik ini belum kesampaian. Pertama tentu saya bekerja di PT Atoma Medical, karena suatu hal saya memilih keluar. Kedua saya iseng mendaftar di PT Gameloft Indonesia, setidaknya menjadi game testes atau quality assurance. Namun juga belum dapat bekerja disana.

Apa sih kerjaannya? Sebenarnya kerjaannya tidak sulit kok. Apalagi selama training yang saya jalani 2 minggu (totalnya 3 minggu, jika saya lolos minggu ke 3, seperti audisi Idol gitu… maka saya berhak bekerja disana. Tapi sayangnya tidak.) materi yang diberikan dan praktek lapangannya benar-benar dipandu. Tidak sulit namun saya terkendala masalah bahasa. Ya, bahasa inggris.

Masalah grammar adalah momok bagi saya. Karena memang past tense, future tense atau present tense menjadi masalah. Padahal penulis itu pada pekerjaan game tester tidak boleh salah atau meleset. Karena nanti pertanggung jawabannya pada supervisor dan developer. Sehingga jumat kemaren saya dieliminasi karena butuh waktu lama untuk bisa membiasakan diri dengan grammar lagi. Ya, mungkin masih ditakdirkan menjadi pekerja freelance. Hehe.

Oia, ngomong-ngomong ternyata mas tomi purba, blogger jogja juga pernah bekerja disana. Setidaknya dari Maret 2011 sampai Agustus 2011 kalau tidak salah. Saya melihatnya didatabase game tester ada nama beliau. Hehe, ternyata beliau juga pernah mencicipi dunia game tester.

Satu lagi, setiap dieliminasi dari training kerja, kita akan mendapatkan gaji selama hari kerja tersebut. Setidaknya saya dapat gaji 10 hari kerja plus sertifikat pernah training disana. Ya, untuk tes saringan masuk tidak begitu ketat sih, screening CV juga tes wawancara juga tidak seketat perusahaan lainnya. Karena tes sebenarnya ya pada masa training tersebut.

Training menyenangkan kok. Banyak teman, isinya ketawaan mulu, ngomongin game mulu, ngomongin TV series mulu, komik mulu, haha. Tempat kerjanya juga banyak ketawanya. Teriak-teriak sana-sini, bahkan antara senior dan junior, supervisor dan newbie, semua nyampur. Seperti keluarga.

Itu sedikit pengalamanku berada di PT Gameloft Indonesia 2 minggu. Mungkin teman-teman ada yang bekerja disana? Atau punya pengalaman sama? Silahkan sharing. :)

NB: sharing sebatas hal-hal umum ya, hal-hal yang bersifat sensitif perusahaan tidak diperbolehkan. Sudah menjadi tradisi. Hehehe.

Hanif Mahaldi

Seorang laki-laki, usia antara 25 tahun sampai nanti, kriting dan berkacamata, kulit sawo gelap, baru saja lulus tahun 2013 dari dunia perkuliahan. Seorang blogger, buzzer, dan penulis.

20 Replies to “Pengalaman Training Menyenangkan

  1. Wah seru kayaknya mas jadi game tester. Tapi saya juga akan tereliminasi kalau sudah ada kualifikasi soal bahasa Inggris. :D

    Hebat juga tuh om Tomi pernah kerja di Gameloft. #salut

    Semangat terus mas, Ojo nyerah mas ! #yee

  2. Gameloft.
    Lupa deh ada ga ya teman saya di sana? Kemarin itu bekas anak ahency pindah ke satu developer games, lupa sih.

    Taapi jadi game tester itu kayaknya fun ya. Apalagi bagi yang emang suka main gamee…..

    1. wah, developer ya mbak? gak gitu kenal sih. hehe, game tester aja hampir 300 orang.

      gamenya masih versi beta mbak, yang belum rilis2, masih banyak erornya, jadi gak bisa bener2 fun maennya. :D

  3. ane sih belum pernah gan ikut training, soale ane masih kuliah aja gan, pasti banyak pengalaman ya gan bisa ikut trainig :)

  4. Kayaknya aku kualifaid deh kerja di sana, secaraa aku ini kalau ngritik suka tepat sasaran. Pasti lolos jadi game tester huahahhaa

    *udah congak aja nih guwe*

    1. haha, emang kalau diliat dari sisi kesulitan gak begitu sulit kok mas ndop, cuma emang harus saklek bahasa inggris passifnya, grammarnya emang harus bagus, tapi gak sampai sekelas toefl juga. coba aja kalau mau mas ndop. lowongan game tester selalu dibuka kok. hehehe.

      :D

  5. gan, mau tanya nih.
    yang ikut training waktu itu ada berapa orang? dan yang keterima/lolos training berapa % dari jumlah yg training sbg game tester?
    penasaran nih hehe

    1. Berapa orang ya? sekitar 15 trus pada tumbang mpe 12 atau 11 lupa. Persenan yang masuk ya tergantung trainernya. Kalau butuhnya cuma 1, ya tingkat kelulusannya di pertinggi nilainya. Begitu.

      silahkan aja di coba. Biasanya 3-4 bln sekali buka lowongan game tester disana.

    1. itu tergantung dari pengalamanmu dan pengetahuanmu tentang game. :) Gaji menyesuaikan karena nanti kamu berhak mengajukan gajimu diawal interview kalau pengetahuanmu ttg game lebih dari cukup. :) soal berapa, silahkan coba sendiri bro. hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *