Novel Lethal Karya Sandra Brown

Novel Lethat Karya Sandra Brown

Halo semua, kembali lagi di sini, di review novel kali ini adalah novel milik sandra brown. Ternyata, penulisnya sudah sering diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Judul Lethal adalah novel yang saya beli dan saya baca. Apakah menarik? Untuk menjawabnya, saya akan bahas dulu sedikit ceritanya ya. Jadi sedikit spoiler. Dalam novel ini mengisahkan thriller kriminal. Artinya memang ceritanya bukan horor hantu, monster atau fenomena aneh. Murni kriminal. Menarik karena di Indonesia untuk cerita model seperti ini kurang begitu populer karena banyak alasan. Nah, tokoh utamanya seorang perempuan nih bertemu dengan seorang pria yang melarikan diri akibat dia menjadi sasaran pembunuhan seorang mafia besar di Amerika penjual obat-obatan terlarang. Tokoh utamanya perempuan dewasa. Jadi akan ada adegan dewasanya di sini.

Menariknya adalah cerita ini sang penulis tidak tanggung-tanggung mematikan tokohnya. Padahal termasuk tokoh penting dalam cerita walaupun bukan tokoh utama. Bahkan adanya adegan ditembak di kepala misalnya. Saya baca juga kaget. Baru novel ini yang saya baca kriminal selain tentu tentang Sherlock Holmes. Kalau kamu suka dengan aksi yang menantang, alur yang cepat, plot yang penuh tebak-tebakan, maka novel karya Sandra Brown ini cocok sekali. Belum lagi soal tindakan selanjutnya sang tokoh utama harus melakukan apa. Itu benar-benar penuh teka-teki.

Selain itu, penjelasan yang cukup antara narasi dan dialog membuat kita mudah membayangkannya. Novel ini mirip dalam film-film drama Amerika yang adanya aksi tembak-tembakan, tokoh utama jatuh cinta pada orang yang semula dikira penjahat lalu adanya penghianat dari teman baik yang dikenal karena suap oleh bandar narkoba dan masih banyak deh yang seru dari novel ini. Jujur beberapa novel memang seru yang sudah saya bahas. Tapi novel ini sangat seru malah pengennya saya beli novel-novel aksi seperti ini yang serupa. Mungkin kalau bisa dengan plot yang jauh lebih tidak terduga.

Tapi ada kurang ada lebihnya dong. Pasti. Kalau kamu suka nonton film aksi Amerika, maka kamu akan membacanya dengan penuh dugaan yang tepat. Maksudnya novel ini tidak ada yang begitu spesial. Cerita kriminal biasa. Lain dengan The Butterfly Garden yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Novel ini benar-benar novel kriminal pada umumnya. Kalau kamu pernah baca Digital Fortress karya Dan Brown, maka ceritanya tidak begitu spesial walau memang penjelasan tentang latar tempatnya sangat detail. Begitu juga dengan karya Sandra Brown satu ini. Penjelasannya cukup detail padahal latar tempatnya tidaklah sedikit. Dari rumah si tokoh utama, lalu ke rumah pelaku utama, kemudian rumah mertua tokoh utama, kondisi jalanan dan TKP oleh kepolisian, masih banyak hal yang cukup penjelasannya, tidak berlebihan dan tidak terlalu kurang.

Apakah saya merekomendasikan novel ini untuk kamu? Jawabannya tidak untuk kamu yang belum 21 tahun. Karena ada adegan dewasanya. Sangat jelas bahkan terlalu detail. Kamu bisa pusing sendiri baca ini. Kenapa harus ada adegan dewasanya? Karena hubungan antara tokoh utama dan tokoh pendamping dalam cerita memang harus dibangun secara logis dengan cerita-cerita yang sesuai dengan umur tokoh utamanya. Apalagi tokoh utamanya adalah seorang janda anak satu. Masak iya saat ada rasa suka dengan tokoh pendampingnya cuma pegangan tangan aja. Saya juga cukup kaget sih dengan cerita ini. Tapi masih dalam tahap bisa ditebak. Silahkan dibeli jika kamu penasaran dengan cerita kriminal pada umumnya yang mungkin terjadi di Amerika ya. Ingat, ceritanya tidak begitu spesial.

2 Comments

    1. Iya mas, fasenya lumayan cepat, jadi gak boring. Jadi narasi sama dialognya lumayan seimbang. Tapi ya itu, adegan vulgarnya ada di novel ini. Hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.