Bermain-main Foto dan Cerita di Stellar

Bermain-main Foto dan Cerita di Stellar

Beberapa hari yang lalu seorang teman menghubungi via WhatsApp. Bertanya banyak hal mengenai penulisan, penerbitan buku, dan sebagainya. Ngobrol ngalur ngidul (kesana-kemari). Karena teman lama jadi seperti bernostalgia. Banyak yang kutanyakan juga soal caranya menulis. Karena dia pernah bekerja di salah satu koran nasional maka cerita yang dituliskan seperti reportase. Unik padahal fiksi. Jadi setelah kemunculan cerita pertamanya di Steller. Dia jadi ketagihan nulis. Aku pun akhirnya terdorong juga untuk menuliskan di Steller.

Ngomong-ngomong, kamu bisa mencoba membaca cerita, oia, nama akunnya Hening_Ika. Dari Steller itu, dirinya ingin mencoba menulis dengan jumlah karakter yang lebih panjang, dengan cerita yang lebih dinamis, tidak terikat dengan gambar atau foto. Di Steller kita memang menuliskan sesuatu dengan memasukkan unsur foto disana. Sehingga cerita akan mengacu pada foto yang telah kita upload. Kebanyakan penulis di Steller adalah reportase. Mengulas tentang pengalaman wisata, mengulas tentang fotografi, bisa juga jadi tempat iklan loh. Banyak yang mengadakan even dipajang disana promosinya, tentang pertemuan komunitas, dan masih banyak lagi.

Hening akhirnya kusarankan untuk menulis di Storial. Katanya di Wattpad banyak anak alay. Hahaha. Aku menyetujuinya sih. Banyak sekali member disana yang menulis tetapi tidak begitu diperhatikan EYDnya, hanya saling follow, ya cukup sedih juga setelah membeli satu novel yang katanya dibaca jutaan kali di Wattpad tidak sehebat yang kubeli acak dari penulis yang tidak terkenal di akun sosial media di Gramedia. Sedih rasanya. Entah novel itu akan aku jadikan apa.

Oke, bisa dicek dibawah ini, beberapa tulisanku di Steller.




Nah, selamat membaca ya. Cukup singkat kok. Tinggal diklik aja di gambar yang ada ini. Atau bisa mencari akunku di NasihatAyah. Tidak memakan banyak waktu juga karena Steller konsepnya menggabungkan foto dengan cerita. Lain seperti platform Wattpad dan Storial. Menarik juga karena ada beberapa penulis terkenal disana yaitu Peyempuan dan Dewi Lestari.

5 Comments

  1. Irwan 26/10/2016
    • Hanif Mahaldi 27/10/2016
  2. Hening Swastika 27/10/2016
    • Hanif Mahaldi 29/10/2016
  3. ALI 12/11/2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *