Bagaimana Membuat Paragraf Pertamamu Disukai Pembaca?

Jadi kamu yakin paragraf pertamamu itu sudah keren? Atau kamu yakin pembaca akan terus betah untuk bisa membaca ceritamu sampai habis? Ada beberapa hal yang perlu dan harus kamu koreksi lagi setiap kali selesai menulis. Seperti apakah ceritamu memiliki karakter yang kuat? Apakah ceritamu memiliki suatu alur yang tidak biasa? Apakah ceritamu memiliki akhir yang tidak mudah ditebak oleh pembaca? Bagaimana cara mengetahui semua hal itu? Cara termudah adalah dengan mengedit. Kali ini, saya akan menjelaskan mengedit paragraf pertama agar pembaca mau membaca paragraf-paragraf berikutnya.

Kenapa harus paragraf pertama? Jika buku memiliki level promosi, maka paragraf pertama adalah level kedua setelah cover buku. Jika cover bukumu bagus, orang akan membaca novelmu. Walau bisa saja mereka kecewa dan berhenti di tengah buku. Tapi jika cover bukumu bagus dan paragraf pertamamu juga bagus. Maka pembaca juga lebih bersuka hati untuk membaca bukumu sampai habis. Walau bisa saja kembali lagi mereka kecewa dengan keseluruhan isi cerita atau akhir cerita yang tidak mereka harapkan. Tapi setidaknya, kita berhasil membaca pembaca sampai gerbang akhir novelmu dengan memperbaiki paragraf pertama setiap babnya.

Memulai Dari Hal Paling Penting Dari Ceritamu

Maksudnya bagaimana? Setiap tokoh dalam sebuah cerita memiliki hal penting dalam hidupnya. Entah itu masa lalunya, entah itu harapannya, entah itu orang yang disayanginya, entah itu hobinya, apa pun yang sangat penting bagi setiap tokoh bisa kita hadirkan lebih dulu di depan. Saya beri contohnya ya, ini dari cerpen saya berjudul, JANGAN MENOLEH!

Mari berteman…

Lirih dan pelan, namun jelas terdengar. Tubuhku mulai bergetar. Aku merasakan udara dingin itu berhembus melewati tengkuk dan telingaku. Pori-poriku mengembang, air muncul ke permukaan kulitku. Di punggungku sudah kuyup bahkan sudah air sudah mengalir dari dahi sampai menggantung di daguku. Aku berusaha menguatkan diri untuk tetap berdiri.

Jika kamu sudah membaca cerpennya, kamu pasti memahami kalau cerpen itu memiliki kesimpulan bahwa tokoh utama ingin agar dia tidak dikhianati teman-temannya. Keinginannya terwujud dengan cara sosok hantu di gunung datang padanya dan mengajaknya berteman. Jadi hal terpenting baginya adalah memiliki seorang teman. Maka cerita itu saya awali dengan hal yang paling penting yang ada dalam cerita yang selalu ingin dimiliki oleh tokoh utama.

Silahkan cari hal penting itu agar kamu bisa membuat pembaca merasa penasaran akan cerita selanjutnya. Tanpa hal itu, tentu pembaca akan merasa ceritamu seperti cerita pada umumnya. Padahal ceritamu bisa jadi cerita yang bagus dan cerita yang layak untuk dibaca. Jangan sampai menjadi sia-sia nanti setelah terbit. Untuk itu, buatlah paragraf pertama yang menarik pembaca.

Memulai Dengan Situasi yang Tidak Biasa

Kalau bisa yang aneh sekali pun gak masalah. Tapi tetap ya tergantung dari bagaimana kamu memilih topik dari ceritamu. Situasi berarti latar tempat dan keadaan dimana adegan itu akan berlangsung. Sehingga situasi bisa kita buat sedemikian rupa untuk membuat pembaca menduga-duga dan bertanya-tanya. Karena tidak semua cerita baik cerpen maupun novel itu bisa kita tafsirkan hanya dari melihat covernya. Beberapa novel memiliki cover yang jelas, berwarna putih, eh, dikiranya novel romantis tahunya novel thriller berdarah-darah. Untuk itu, agar tidak sekedar mengandalkan cover sekali lagi, kita bisa mengandalkan paragraf pertama.

Bisa dilihat di cerpen saya juga ya, kamu bisa melihatnya di google play book. Dengan judul MISI TERAKHIR. Lalu ini paragraf pembukanya.

Player level 3, Game Start, Loading, Go…

Suara narasi dari perempuan yang kami sebut vocaloid itu tak benar-benar nyata. Tidak juga direkam beberapa waktu kemarin. Setidaknya itu merupakan peninggalan 10 tahun yang lalu.

Kamu yang belum membaca bisa menebak ceritanya akan tentang apa? Tentu ada kaitannya dengan game. Tapi jelas tidak bisa ditebak. Situasinya seakan kita bersama tokoh utama sedang berada disuatu tempat penuh dengan imajinasi kota-kota atau arena permainan modern. Kenapa modern? Karena ada penjelasan sangat singkat mengenai vocaloid yang merupakan suara rekaman yang tidak lagi dipakai di zaman itu. Artinya, saya sengaja membawa pembaca ke masa depan dimana kita akan bisa bermain dalam game layaknya dunia nyata.

Bisa terbayang ya? Pilihlah situasi yang bisa menjadi awal mula ceritamu dimulai. Kalau kamu pengen gambaran yang lebih celas, kamu bisa kok menonton di youtube yaitu film-film dari MR. Bean. Karena film dari MR. Bean merupakan film yang mengandalkan pada situasi-kondisi tertentu. Sehingga tampak lucu karena situasinya jadi tidak biasa, tidak terduga.

Memulai Dengan Cuplikan Konflik Masa Lalu

Ini paling ampuh yang bisa saya beritahukan pada kamu karena cara ini sering sekali ditemui di novel-novel populer, serial tv yang keren dan juga film yang laris manis. Paragraf pertama sudah tidak bisa lagi kamu sepelekan dan menuliskan tentang dunia yang aman dan tenang. Apalagi tentang seorang tokoh yang bangun dari tidurnya di pagi hari. Jelas mau sebagus apa pun novel itu, saya memilih novel yang lain yang jelas lebih memiliki nilai yang kuat dari segi paragaf pertamanya.

Oke, sekarang contohnya adalah cerpen saya lagi nih yang berjudul TIDAK UNTUK KEDUA KALI.

“Jadi, sudah berapa tahun kejadian itu?”

Aku melamun cukup lama untuk bisa menjawab pertanyaan sederhana itu. Bukan karena tak mau, tapi karena tak mampu. Mengingatnya saja jijik. Sungguh jika bisa kuingin mencuci ingatanku tentang dia seutuhnya. Hingga bersih tak bersisa lagi.

Oke, sekarang kita analisa bersama-sama. Cerpen saya ini berbeda dari dua cerpen sebelumnya. Kenapa? Karena cerpen saya yang ini lebih kepada topik young adult atau tema percintaan remaja-dewasa usia 18-22 tahun. Tidak terlalu banyak konflik yang kejam, tidak juga berisi cinta-cinta monyet penuh gombalan. Tapi tetap cerita yang cukup tragis untuk bisa dinikmati.

Sudah melihat yang menarik? Yups, pertanyaan pertama, tentang tahun kejadian yang ditanyakan oleh tokoh utama yang dia sendiri ragu untuk menjawabnya. Saya tambahkan kata jijik disana sebagai satu kata kunci yang bisa membuat pembaca merasa tertarik untuk membaca cerita itu. Paham ya, cerita young adult dan ada kata jijik biasanya seputar apa? Nah, benar, seputar perselingkuhan, pemerkosaan, dan sebagainya.

Jadi berikan cuplikan konflik walau sedikit saja tentang masa lalu tokoh utama yang kejam, pergulatan hatinya dengan ingatannya, sehingga nanti bisa kita jelaskan gamblang mengulang ke masa lalu tokoh utama. Bahkan cerita ini memang menggunakan pola standar namun tetap bisa membuat pembaca puas kok. Tidak kecewa karena mereka meluangkan waktu membaca cerita dengan paragraf-paragraf pemungkas yang tepat.

Dari ketiga tips tersebut, saya harap kamu bisa langsung praktek ya. Percuma tips menulis cerpen dan novel ini jika tidak segera dipraktekkan. Makin sering praktek, maka makin mantap nanti kualitas tulisanmu.

Share Ke Teman-temanmu Ya...

2 thoughts on “Bagaimana Membuat Paragraf Pertamamu Disukai Pembaca?

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.