Apa Itu Ebook?

Iseng-iseng, saya sudah membuat ebook dalam kurun waktu sekitar 10 harian. Ebook kilat. Dimana ebook itu saya buat untuk memacu kreatifitas saya sendiri. Nah, tulisan ini agak serius, tapi tetap santai kok. Tulisan ini diperuntukkan bagi kamu yang mau belajar bagaimana membuat sebuah ebook. Tapi sebelum sampai kesana, kita harus mengenal dulu apa itu ebook. Percuma kan kalau cuma baca saja ebook, pengen buat, tapi ditanya, “emang apa itu ebook?” kita cuma bisa jawab, “ebook ya e-book, buku digital.” Kan rugi. Hehehe. Oke, kita langsung ke pengenalan apa itu ebook.

Ebook adalah buku elektronik. Buku yang diterbitkan dalam format digital. Baik dalam bentuk tulisan, gambar, ataupun keduanya yang dapat dibaca pada komputer, laptop, handphone, atau gadget lainnya. Versi lain menyebutkan bahwa ebook adalah versi digital dari buku yang telah diterbitkan secara fisik (menggunakan kertas). Tapi kebanyakan ebook ada tanpa disertai buku fisiknya (biasanya ebook ini dibuat oleh profesional dibidangnya dan disebarkan melalui website pribadi). Ebook biasanya dibuat dan diproduksi (dijual) untuk kepentingan lebih lanjut dari pembaca setia dari sebuah website. Penjelasan ini diambil dari Wikipedia. Kamu bisa membaca lengkap tentang ebook disana.

Nah, sudah bisa mengira-ngira kan kenapa ebook itu ada dan dibuat? Oke, lantas apa nih untung ruginya dalam membuat ebook?

Tergantung dari kebutuhan tentunya. Sebagian orang membuat ebook untuk berbisnis. Misalnya jika informasi yang dibuat di website terlalu panjang (berseri, misalnya part 1 sampai part 10) pengunjung website akan merasa jenuh karena setiap update artikel terbaru selalu itu. Sehingga ebook dibuat sengaja untuk mempermudah pengunjung membaca sekaligus tanpa harus menunggu artikel terbaru.

Jika demikian, berarti itu menguntungkan bagi pemiliki website kan, karena tidak kehilangan pengunjung malah bertambah karena diberikan ebook. Entah diberikan ebook secara gratis atau berbayar. Kurangnya apa? Butuh waktu tentunya. Tidak semua ebook itu memiliki nilai yang sama baiknya dengan artikel yang telah ditulis disebuah website. Untuk itulah mengapa ebook tergantung tujuannya untuk apa, bisa menjadi senjata untuk menarik peminat pengunjung baru atau mempertahankan pengunjung lama sebuah website. Sebaliknya, bisa menjadi boomerang jika ebook yang telah diberikan ternyata hasilnya zonk…

Jadi penting gitu membuat ebook untuk pemiliki website atau blog? Menurut saya ya. :)

Apa yang bisa ditulis disebuah ebook? Buanyak… Sekali… Loh…

Ada yang menulis tentang perjalanan wisata dan panduan wisata ke suatu daerah atau negara. Itu cerita panjang kan, kalau dibuat seri di dalam website/blog apa gak bosen? Nah, bisa tuh jadi ide.

Ada yang menulis tentang how to. Yaitu cara melakukan sesuatu yang bermanfaat jika dipraktekkan. Misalnya cara membuat blog. Cara membuat kue ulang tahun. Cara memotret seperti profesional atau lainnya. Nah, sudah ketambahan ide? Pasti sudah kan… :)

Ada lagi nih, yang suka cerita. Entah jurnal pribadi atau cerita fiksi. Daripada bingung cari penerbit gak nemu-nemu juga yang mau nerbitin serial jurnal atau fiksinya, bisa tuh membuat ebook tentang itu. Nah, ide makin buanyak pastinya kan…

Itu sebagian kecil saja loh. Bagi mereka yang ekspert dibidangnya, seperti Dedy Corbuzer misalnya, dia buat ebook tentang OCD yaitu cara diet yang dirasa sebagian orang ekstrim tetapi benar-benar bekerja dan sudah banyak didownload oleh banyak orang.

Bagaimana cara membuat ebook? Sabar… Kenali dulu ebook itu apa teman-teman. Jangan terburu-buru. Baca dulu ebook-ebook gratis yang disebar di internet. Kalau mau buat ebook fiksi seperti novel, baca dulu ebook novel. Agar lebih paham nyaman tidak sih membaca ebook itu. :)

Sampai disini dulu ya saya cerita soal ebook, soalnya lagi belajar juga nih buat ebook. Hehehe.

Hanif Mahaldi

Seorang laki-laki, usia antara 25 tahun sampai nanti, kriting dan berkacamata, kulit sawo gelap, baru saja lulus tahun 2013 dari dunia perkuliahan. Seorang blogger, buzzer, dan penulis.

25 Replies to “Apa Itu Ebook?

  1. Seiring juga dengan tema go green yg lagi naik daun ya..
    Tapi buku cetakan masih punya tempat tersendiri di hati peminatnya.. :)

    Salam kenal,

    1. bener, apalagi dunia tulis menulis berkembang jauh. dulu gak ada blog, sekarang orang bisa nulis di blog bahkan bebas sebebasnya (kreatifnya sendiri2), salah satunya ebook nih. :D bebas mau nerbitin secara online.

  2. semua isi blog di jadikan ebook juga bisa yah mas, dulu awal2 saya belajar ngeblog saya bingung ebook itu apa seperti buku, ternyata setalah cari tau ebook itu Elektronic Book / buku elektronik

  3. semua isi blog di jadikan ebook juga bisa yah mas, dulu awal2 saya belajar ngeblog saya bingung ebook itu apa seperti buku, ternyata setalah cari tau ebook itu Elektronic Book / buku elektronik..

    1. iya, dulu saya begitu, saya kira ebook lebih rumit karena buku yang cetak harus di digitalkan. Sekarang semua bisa buat ebook asalkan formatnya mirip seperti buku namun dalam bentuk ebook reader seperti PDF

  4. Dulu saya pernah subscribe ebook melalui email. Isinya cara menunrunkan berat badan, tapi entah sekarang gimana nasibnya yg bikin ebook itu, gak nongol lagi…

  5. Ebook itu tak sama dengan merubah file ke pdf ya, Mas? Saya beberapa kali belajar membuatnya namun terlalu malas menindak lanjuti :)

    1. iya, seperti itu, format PDF yang paling mudah dibaca di berbagai macam gadget. Seperti laptop, ponsep sampai tablet. Ada banyak sebenarnya formatnya, tapi butuh instalasi lagi softwarenya jadi lebih praktis menggunakan PDF.

  6. kepikiran juga mau buat ebook buat blog traveling saya, cuma rasanya tetep lebih asik kalau dibagi langsung di blog deh :D mungkin lain kali yak :D bikin e-book yang bagus lumayan ribet juga~~ :D

  7. sering juga baca ebook gratisan, tapi belum belajar dan belum tahu cara membuatnya. Jadi penasaran pingin ebook sendiri untuk dokumen

  8. bikin ebook sih sebenranya ga terlalu sulit, sama juga dengan menulis/ngetik di MS Word atau menulis artikel di blog.. cuma masalahnya yang susah itu adalah penyusunan kata/kalimat yang bisa membawa emosi pembacanya.

    1. Perlu latihan kalau itu. Cukup santai dan mengalir saja. Buat 1-5 ebook, sebarkan, lihat atau minta testimoni dan kritik sarannya. Jika ada yg bisa diperbaiki dari cara penulisan, perbaiki. Itu pengalaman saya sih. hehe. :D

  9. Lumayan sering sih baca ebook versi gretongan, tapi kalau buat ebook belum pernah sama sekali. Mudah2an besok2 bisa bikin ebook, ya setidaknya seumur hidup pernah bikin ebook satu kali :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *